Aktivitas 3.3 Tabel 3.3 Pentingnya UUD Negara Republik Indonesia, PKN kelas 7

kkaktri ~ Pencarian Google Search : Jawaban Aktivitas 3.3 Tabel 3.3 Pentingnya UUD Negara RI Tahun 1945, PKN kelas 7 Halaman 73 atau pertanyaan di Brainly yaitu Jawaban Aktivitas 3.3 Tabel 3.3 Pentingnya UUD Negara RI Tahun 1945, PKN kelas 7 Halaman 73 , berikut kkaktri kasih kunci jawaban soal Aktivitas 3.3 Tabel 3.3 Pentingnya UUD Negara RI Tahun 1945, PKN kelas 7 Halaman 73 tersebut yaitu soal Perumusan UUD Negara RI Tahun 1945, itu merupakan cuplikan yang berada di soal aktivitas di buku paket PKN kelas 7 Semester 1 Bab 3  yang topik Tabel 3.3 Pentingnya UUD Negara RI Tahun 1945, PKN kelas 7 Halaman 73. adapun jawaban yang ada di blog ini adalah jawaban kaka yang digunakan untuk evaluasi adik-adik setelah adik-adik menjawab soal tersebut.
Aktivitas 3.3 Tabel 3.3 Pentingnya UUD Negara Republik Indonesia, PKN kelas 7

Coba kalian wawancarai teman-teman kalian dengan pertanyaan berikut.
1. Apa manfaat UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 bagi
 warga negara serta bangsa dan negara?
2. Apa akibat bagi warga negara dan bangsa negara, apabila Indonesia tidak memiliki UUD?
3. Apa kesimpulan yang dapat kalian rumuskan tentang arti penting UUD Negara Republik Indone ia Tahun 1945?
4. Tulislah hasil wawancara kalian dalam tabel berikut.

Tabel 3.3  Arti Penting UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945


NoUnsurManfaatAkibat Apabila Tidak ada UUD
1Warga NegaraSebagai pedoman pelaksanaan dalam kehidupan sehari-hari, Sehingga dapat berjalan serasi dan harmonis tanpa ada perselisihan dan kesalahpahaman.Kehidupan bermasyarakat mengarah pada ketidakharmonisan.
2Bangsa dan NegaraSebagai hukum dasar yang sah dan berlaku, UUD 1945 menjadi acuan dalam pembuatan peraturan-peraturan yang ada di bawahnya.

UUD 1945 merupakan hukum dasar tertulis dan sumber tertib hukum yang tertinggi dalam negara Indonesia yang memuat tentang:
1. Hak-hak asasi manusia;
2. Hak dan kewajiban warga negara;
3. Pelaksanaan dan penegakkan kedaulatan negara serta pembagian kekuasaan negara;
4. Wilayah negara dan pembagian daerah; kewarganegaraan dan kependudukan; keuangan negara.

Pembukaan UUD 1945 merupakan pernyataan kemerdekaan yang terperinci.

Pembukaan UUD 1945 memuat sendi-sendi mutlak kehidupan negara seperti hakikat dan sifat negara, tujuan negara, kerakyatan, dan bentuk susunan persatuan
Akibat apabila tidak ada UUD 1945 antara lain bisa terjadi perang saudara. Bahkan mungkin bubarnya Negara Republik Indonesia. Karena dalam UUD 1945 memuat sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara, tujuan negara serta hak dan kewajiban warga negara.

Demikianlah  Aktivitas 3.3 Tabel 3.3  Arti Penting UUD, PKN kelas 7 Halaman 73. semoga bermanfaat

Ayo Berlatih 3.1 Aljabar Matematika Kelas 7 halaman 204-206

kkaktri ~ Pencarian Google Search : Jawaban Ayo Berlatih 3.1 Aljabar Matematika Kelas 7 halaman 204-206 atau pertanyaan di Brainly yaitu jawaban Ayo Berlatih 3.1 Aljabar Matematika Kelas 7 halaman 204-206 , berikut kkaktri kasih kunci jawaban Ayo Berlatih 3.1 Aljabar Matematika Kelas 7 halaman 204-206. itu merupakan cuplikan yang berada di Ayo Berlatih 3.1 Aljabar Matematika Kelas 7 halaman 204-206 Semester 1 Bab 3  yang topik bahasan tentang Aljabar. adapun jawaban yang ada di blog ini adalah jawaban kaka yang digunakan untuk evaluasi adik-adik setelah adik-adik menjawab soal tersebut.

Untuk soal nomor 1 sampai 3, sajikan permasalahan tersebut dalam bentuk

aljabar. Jelaskan makna variabel yang kalian gunakan.

1. Suatu ketika Pak Veri membeli dua karung beras untuk kebutuhan hajatan di rumahnya. Setelah dibawa pulang, istri Pak Veri merasa beras yang dibeli kurang. Kemudian Pak Veri membeli lagi sebanyak 5 kg. Nyatakan bentuk aljabar dari beras yang dibeli Pak Veri.
Jawab :
Misal x = 1 karung beras, maka
Bentuk aljabar untuk soal diatas :
2x – 5

2. Pak Deni membeli tiga gelondong kain untuk keperluan menjahit baju seragam pesanan sekolah SMP Semangat 45. Setelah semua seragam berhasil dijahit, ternyata kain masih tersisa 4 meter. Nyatakan bentuk aljabar kain yang digunakan untuk menjahit.
Jawab :
Misal y = 1 gelondong kain, maka
Bentuk aljabar untuk soal diatas
3y – 4

3. Bu Niluh seorang pengusaha kue. Suatu ketika Bu Niluh mendapat pesanan untuk membuat berbagai macam kue dalam jumlah yang banyak. Bahan yang harus dibeli Bu Niluh adalah dua karung tepung, sekarung kelapa, dan lima krat telur. Nyatakan bentuk aljabar harga semua bahan yang dibeli oleh Bu Niluh.
Jawab :
Misal : 1 karung tepung = a , 1 karung kelapa = b , 1 krat telur = c, maka
Bentuk aljabar untuk soal diatas:
2a + b + 5c

4. Ibu Sunaida memberikan uang kepada Wafi sebesar Rp70.000,00. Setiap hari Wafi mengeluarkan uangnya sebesar Rp9.000,00. Bagaimanakah bentuk aljabar dari sisa uang Wafi setiap harinya?
Jawab :
Misal sisa uang tiap hari = x, maka
Bentuk aljabar untuk soal diatas :
X = 70.000 – 9000

5. Perhatikan denah berikut!

Denah tersebut menunjukkan jalur angkutan umum dalam suatu kota. Nyatakan rute berikut dalam bentuk aljabar.
a. 1 – 2 – 3 – 4
b. 1 – 6 – 5 - 4
Apakah kedua rute tersebut sama? Jelaskan.
Carilah dan ceritakan contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari yang serupa dengan masalah tersebut.
Jawab :
a. 1 – 2 = 3x + y , 2 – 3 = 3x + 2y , 3 – 4 = x + 3y
1 – 2 – 3 – 4 = 3x + y + 3x + 2y + x + 3y = 7x + 6y
b. 1 – 6 = 4y , 6 – 5 = 3y + x , 5 – 4 = 4x + y
1 – 6 – 5 – 4 = 4y + 3y + x + 4x + y = 5x + 8y
Tidak sama, kedua rute tidak sama karena nilai x tidak sama dengan nilai y

6. Di antara keempat gambar berikut, manakah yang memiliki keliling terpanjang?

Jelaskan.
Jawab :
a.  K = x + y + x + y = 2x + 2y
b. K= y + (x – b ) + a + b + (y – 2a) + b + a + (x – b )
      = 2x + 2y
c. K = y + d + c + b + a + x
    = y + (d + b) + (c + a ) + x
    = y + x + y + x
    = 2x + 2y
d. K = y + p + q + q + q + r + s + r + q + q + q + p
    = y + (p + q + r + s) + (q + q + s +q + q) + (p + q + r + s )
    = y + x + y + x
    = 2y + 2x
Dari keempat bangun tersebut tidsk ada yang memiliki keliling terpanjang. Semua sama yaitu 2x + 2y

7. Gunakan variabel dan untuk menuliskan bentuk aljabar dari setiap kalimat berikut.
a. Aku adalah suatu bilangan. Jika aku dikalikan 2 kemudian dikurangi 5 akan menghasilkan bilangan 9
b. Ukuran panjang dari persegi panjang 10 cm lebih dari ukuran panjang persegi
c. Delapan merupakan lebihnya dari keliling suatu persegi
d. Umur Pak Tohir tiga kali umurnya Udin, sedangkan 10 tahun yang akan datang jumlah umur mereka adalah 72 tahun
Jawab :
a. 2x  - 5 = 9
b. y = x + 10 dengan x = panjang persegi dan y = panjang persegi panjang
c. misal x = keliling persegi , y = delapan lebihnya dari keliling
y = x + 8
d. umur pak tohir = x, umur udin = y, maka
x = 3y
(x + 10) + (y + 10 ) = 72

8. Buatlah suatu cerita yang bermakna bentuk aljabar 4+ 8. Perjelas makna variabel dari cerita yang kalian buat.
Jawab :
Misal x = 1 lusin pakaian
Zubaedah membeli 4 lusin pakaian jersey dan kemudian ia tambah lagi mebeli 8 pcs jersey total pembelian dalam bentuk aljabar adalah

9. Buat suatu bentuk aljabar yang memiliki koefisien 2 dan konstanta –13. Buat suatu cerita yang hasilnya adalah bentuk aljabar tersebut.
Jawab : 2x – 13
Soal cerita : diana membeli 2 kg telur kemudian ia memakainya sebanyak 13 butir berapakah sisa telur tersebut, bentuklah dalam aljabar

10. Tentukan banyak suku pada bentuk aljabar berikut ini.
a. 5+ 7
b. 4x2+ 3x2– 6+ 2
c. 9x3– 3x3y2– 4x3 + 12y2 + 6x2y3 – y2– 5
jawab : 
a. 2 suku
b. 4 suku
c. 7 suku

11. Tentukanlah suku, variabel, koefisien, dan konstanta dari bentuk-bentuk
aljabar berikut.
a. 9x
b. 3x2 + 6+ 2
c. 2s2+ 3+ 4a3+ 5t4 – 7
jawab :
a. Variabel = x , koefesien = 9 , konstanta = -
b. Variabel = x2 , y  , koefesien = 3 , 6 , konstanta = 2
c. Variabel = s2 , a , a3 , t4 , koefesien = 2, 3, 4, 5 , konstanta = – 7

12. Tentukan suku-suku yang sejenis pada bentuk aljabar berikut ini.
a. 9+ 8– 4km – 15+ 7km
b. 7p2– 8p2q– 11p2 + p2+ 12 pq2
Jawab :
a. 9k dengan -15k , -4km dengan 7km
b. 7pdengan – 11p2, – 8p2dengan p2q

13. Sederhanakan bentuk-bentuk aljabar berikut.
a. 5– 3x
b. 9 + 4– 1
c. 4– 8+ 12
d. 7 – 2– + 5
e. 3x2+ 3y2– 5xy + 2x2– 5y2 + 6xy
jawab :
a. 5x  - 3x = 2x
b. 9 + 4x – 1 = 4x + 8
c. 4x – 8 x + 12 = -4x + 12
d. 7 – 2x – x + 5 = 12 – 3x
e. 3x2+ 3y2– 5xy + 2x2– 5y2 + 6xy =5x2 – 5y2 +xy

14. Tulislah bentuk aljabar yang memuat 4 suku dan dapat disederhanakan menjadi 2 suku
Jawab :
3x + 6y – 2x +8y = 3x – 2x +6y + 8y = x +14y

Demikianlah  Soal Ayo berlatih 3.1 matematika Kelas 7. semoga bermanfaat

Aktivitas 3.2 Tabel 3.2 Pengesahan UUD 1945, PKN kelas 7 halaman 71

kkaktri ~ Pencarian Google Search : Jawaban Aktivitas 3.2 Tabel 3.2 Pengesahan UUD 1945, PKN kelas 7 halaman 71 atau pertanyaan di Brainly yaitu Jawaban Aktivitas 3.2 Tabel 3.2 Pengesahan UUD 1945, PKN kelas 7 halaman 71 , berikut kkaktri kasih kunci jawaban soal Aktivitas 3.2 Tabel 3.2 Pengesahan UUD 1945, PKN kelas 7 halaman 71 tersebut yaitu soal Pengesahan UUD Negara RI Tahun 1945, itu merupakan cuplikan yang berada di soal aktivitas di buku paket PKN kelas 7 Semester 1 Bab 3  yang topik Tabel 3.2 Pengesahan UUD 1945, PKN kelas 7 halaman 71. adapun jawaban yang ada di blog ini adalah jawaban kaka yang digunakan untuk evaluasi adik-adik setelah adik-adik menjawab soal tersebut.

Aktivitas 3.2
Setelah mempelajari proses pengesahan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Coba Kalian Catat Informasi yang diperoleh dalam tabel berikut. Kalian dapat menambahkan pengetahuan sebanyak mungkin yang diperoleh saat proses mengumpulkan informasi dari sumber belajar.

Tabel 3.2 Pengesahan UUD 1945

No.Aspek InformasiUraian
1Hasil Sidang PPKIHasil Sidang PPKI Tanggal 18 Agustus 1945, diantaranya :
a. Mengesahkan UUD 1945.
b. Menetapkan Ir. Soekarno sebagai Presiden dan Drs. Moh. Hatta sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia.
c. Membentuk Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP).
2Sistematika UUD 1945Sistematika UUD 1945, yaitu :
a. Batang Tubuh UUD 1945 terdiri atas 16 Bab, 37 Pasal, 4 pasal Aturan Peralihan dan 2 Ayat Aturan Tambahan.
b. Penjelasan UUD 1945 terdiri atas Penjelasan Umum dan Penjelasan Pasal Demi Pasal.
3Perubahan Naskah Piagam Jakarta dan Rancangan UUD oleh PPKI4 (Empat) perubahan yang disepakati oleh PPKI, diantaranya :
a. Kata Mukadimah diganti dengan kata Pembukaan.
b. Sila Pertama, yaitu ketuhanan dengan “kewajiban menjalankaan syariat Islam bagi pemeluk – pemeluknya”, diganti dengan rumusan “Ketuhanan Yang Maha Esa”.
c. Perubahan Pasal 6 UUD yang berbunyi “Presiden ialah orang Indonesia asli yang beragama Islam”, menjadi “Presiden ialah orang Indonesia Asli”.

Aktivitas 3.1 Tabel 3.1 Perumusan UUD Negara RI Tahun 1945, PKN kelas 7 Halaman 67

kkaktri ~ Pencarian Google Search : Jawaban Aktivitas 3.1 Tabel 3.1 Perumusan UUD Negara RI Tahun 1945, PKN kelas 7 Halaman 67 atau pertanyaan di Brainly yaitu Jawaban Aktivitas 3.1 Tabel 3.1 Perumusan UUD Negara RI Tahun 1945, PKN kelas 7 Halaman 67 , berikut kkaktri kasih kunci jawaban soal Aktivitas 3.1 Tabel 3.1 Perumusan UUD Negara RI Tahun 1945, PKN kelas 7 Halaman 67 tersebut yaitu soal Perumusan UUD Negara RI Tahun 1945, itu merupakan cuplikan yang berada di soal aktivitas di buku paket PKN kelas 7 Semester 1 Bab 3  yang topik Tabel 3.1 Perumusan UUD Negara RI Tahun 1945, PKN kelas 7 Halaman 67. adapun jawaban yang ada di blog ini adalah jawaban kaka yang digunakan untuk evaluasi adik-adik setelah adik-adik menjawab soal tersebut.
Aktivitas 3.1 Tabel 3.1 Perumusan UUD Negara RI Tahun 1945, PKN kelas 7 Halaman 67


Aktivitas 3.1 
Setelah kalian mencari informasi dengan membaca wacana materi diatas dan sumber belajar lain tentang perumusan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 , Tulislah Informasi yang diperoleh ke dalam tabel berikut.

Tabel 3.1 Perumusan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945


No.Aspek InformasiUraian
1Pembahasan sidang tanggal 13 Juli 1945Panitia Kecil Perancang Undang – Undang Dasar, pada Tanggal 13 Juli 1945 berhasil membahas beberapa hal dan menyepakati antara lain ketentun tentang Lambang Negara, Negara Kesatuan, sebutan Majelis Permusyawaratan Rakyat, dan membentuk Panitia Penghalus Bahasa yang terdiri atas Djajadiningrat, Salim, Soepomo . Rancangan UUD diserahkan kepada Panitia Penghlus Bahasa.
2Pembahasan sidang tanggal 14 juli 1945Pada tanggal 14 Juli 1945, BPUPKI mengadakan sidang dengan agenda “Pembicaraan tentang pernyataan kemerdekaan”. Panitia Perancang UUD melaporkan hasilnya. Pasal – pasal dari Rancangan UUD berjumlah 42 Pasal. Dari 42 Pasal tersebut, ada 5 Pasal masuk tentang aturan peralihan dengan keadaan perang, serta 1 pasal mengenai aturan tambahan.
3Pembahasan sidang tanggal 15 Juli 1945Pada tanggal 15 Juli 1945 dilanjutkan dengan acara “Pembahasan Rancangan Undang – Undang Dasar”. Saat itu, Ketua Perancang UUD yaitu Soekarno memberikan penjelasan tentang naskah yang dihasilkan dan mendapatkan tanggapan dari Moh. Hatta
. Lebih lanjut Soepomo, sebagai Panitia Kecil Perancang UUD, diberi kesempatan untuk memberikan penjelasan terhadap naskah UUD.
4Pembahasan sidang tangga;l 16 Juli 1945Pada Sidang BPUPKI tanggal 16 Juli 1945, Naskah UUD akhirnya diterima dengan suara bulat. Selain itu juga, diterima usul – usul dari Panitia Keuangan dan Panitia Pembelaan Tanah Air. Dengan denikian selesailah tugas panitia BPUPKI.

Demikianlah Aktivitas 3.1 Tabel 3.1 Perumusan UUD Negara RI Tahun 1945, PKN kelas 7 Halaman 67. semoga bermanfaat.

Uji Kompetensi 2.1 dan 2.2 PKN kelas 7 Halaman 61

kkaktri Channel~ Uji Kompetensi 2.1 dan 2.2 PKN kelas 7 Halaman 61. jawaban soal ini dijawab oleh admin untuk bahan evaluasi bukan bahan contekan. silahkan adik-adik kerjakan dulu soal Uji Kompetensi 2.1 dan 2.2 PKN kelas 7 Halaman 61, baru adik-adik koreksi jawaban adik-adik di blog kaka di kkaktrichannel.info
Uji Kompetensi 2.1 dan 2.2 PKN kelas 7 Halaman 61

UJI KOMPETENSI 2.1
Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar !.

1.      Apa yang dimaksud dengan norma ?.
Jawab :
Norma adalah aturan atau ketentuan yang mengatur kehidupan warga masyarakat digunakan sebagai panduan, tatanan dan pengendali tingkah laku.

2.      Mengapa norma diperlukan dalam masyarakat ?.
Jawab :
Norma diperlukan dalam kehidupan masyarakat untuk melindungi kepentingan – kepentingan manusia sehingga dapat terwujud ketertiban dan kedamaian dalam kehidupan.

3.      Bagaimana proses terbentuknya norma dalam masyarakat ?.
Jawab :
Proses terbentuknya norma. Dalam kehidupan bermasyarakat, setiap manusia memiliki perbedaan kepentingan. Untuk melindungi kepentingan dan menghindari perselisihan akibat perbedaan kepentingan tersebut diperlukan adanya aturan hidup yang disepakati bersama yang dinamakan dengan norma.

4.      Jelaskan 4 (empat) macam norma menurut bidangnya dan berilah masing – masing 2 (dua) contohnya !.
Jawab :
Macam – macam Norma, diantaranya :

a.       Norma Kesusilaan, yaitu peraturan hidup yang bersumber dari suara hati nurani manusia.

Contohnya :

1.      Tidak mengambil dompet seseorang yang terjatuh atau tertinggal.

2.      Tidak menyontek pada saat ulangan atau ujian.

b.      Norma Kesopanan, yaitu peraturan hidup yang bersumber dan pergaulan hidup manusia.

Contohnya :

1.      Berkata sopan kepada orang tua.

2.      Menggunakan tangan kanan menunjukkan sesuatu dsb.

c.       Norma Agama, peraturan hidup yang bersumber dari wahyu Tuhan.

Contohnya :

1.      Melaksanakan ibadah sesuai dengan ajaran agama yang dianutnya.

2.      Menjauhi larangan yang diperintahkan oleh Tuhan dalam kitab suci.

d.      Norma Hukum, yaitu peraturan hidup yang dibuat oleh badan – badan resmi negara yang bersifat mengatur dan memaksa setiap warga negara.

Contohnya :

1.      Kewajiban memiliki SIM bagi pengendara kendaraan bermotor.

2.      Menggunakan helm bagi pengendara kendaraan bermotor roda dua (motor).

5.      Apakah perbedaan sanksi kebiasaan dan adat istiadat ?.
Jawab :
Perbedaan sanksi kebiasaan dan adat istiadat terletak pada kekuatan sanksinya. Sanksi terhadap pelanggaran kebiasaan tidak sekuat sanksi pelanggaran pada hukum adat.


UJI KOMPETENSI 2.2
Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar !.

1.      Jelaskan 3 (tiga) manfaat mentaati norma bagi diri sendiri !.
Jawab :
Tiga manfaat mentaati norma bagi diri sendiri.
a.       Membuat hidup menjadi tenang.
b.      Membuat pergaulan menjadi rukun, tertib dan damai.
c.       Mengendalikan tingkah laku agar sesuai dengan norma.

2.      Jelaskan 3 (tiga) akibat pelanggaran terhadap norma bagi masyarakat !.
Jawab :
Tiga akibat pelanggaran terhadap norma bagi masyarakat.
a.       Mengakibatkan perselisihan, pertengkaran atau kekacauan.
b.      Melanggar hak – hak orang lain.
c.       Merugikan hak atau kepentingan orang lain.

3.      Apa pengertian keadilan ?.
Jawab :
Keadilan adalah setiap orang harus diperlakukan sesuai dengan hak – hak nya dan tidak diperlakukan secara sewenang – wenang.

4.      Apa arti penting hukum dalam mewujudkan keadilan ?.
Jawab :
Arti penting hukum dalam mewujudkan keadilan, diantaranya :
a.       Pedoman dalam bertingkah laku.
b.      Menjaga kerukunan anggota masyarakat.
c.       Sistem pengendalian sosial.

5.      Sebutkan 2 (dua) contoh perilaku sesuai norma dalam kehidupan di sekolah !.
Jawab :
Dua contoh perilaku sesuai norma dalam kehidupan sekolah.
a.       Menggunakan pakaian seragam sekolah sesuai dengan aturan yang berlaku.
b.      Berkata sopan kepada guru dan karyawan sekolah. 

Demikianlah Uji Kompetensi 2.1 dan 2.2 PKN kelas 7 Halaman 61. semoga bermanfaat

Aktivitas 2.7 Tabel 2.4 Hasil Telaah Ketaatan Terhadap Norma Yang Berlaku, PKN Kelas 7 Halaman 56

kkaktri Channel~ Aktivitas 2.7 Tabel 2.4 Hasil Telaah Ketaatan Terhadap Norma Yang Berlaku, PKN Kelas 7 Halaman 56. jawaban soal ini dijawab oleh admin untuk bahan evaluasi bukan bahan contekan. silahkan adik-adik kerjakan dulu soal Aktivitas 2.7 Tabel 2.4 Hasil Telaah Ketaatan Terhadap Norma Yang Berlaku, PKN Kelas 7 Halaman 56, baru adik-adik koreksi jawaban adik-adik di blog kaka di kkaktrichannel.info

Aktivitas 2.7 Tabel 2.4 Hasil Telaah Ketaatan Terhadap Norma Yang Berlaku, PKN Kelas 7 Halaman 56


Coba kalian secara kelompok melakukan kajian terhadap peraturan yang berlaku di lingkungan sekolah, pergaulan, masyarakat, serta bangsa dan negara dengan langkah-langkah sebagai berikut.

1. Amati dan pelajari perbuatan mentaati dan melanggar norma yang terjadi dalam lingkungan sekolah, pergaulan, masyarakat, bangsa dan negara. Pilih beberapa perbuatan yang memiliki tema sama, seperti membuang sampah pada tempatnya, berpakaian seragam sekolah rapi, dan memakai helm saat mengendarai sepeda motor, dan sebagainya.

2. Lakukan wawancara dan carilah dari berbagai sumber (koran, majalah, internet) untuk memperoleh informasi lengkap sesuai tema tentang perbuatan yang mentaati dan melanggar peraturan, mengapa perbuatan tersebut dilakukan, apa akibat dari perbuatan tersebut, dan bagaimana agar peraturan ditaati dan tidak terjadi pelanggaran kembali. Buatlah kesimpulan dari informasi yang kalian peroleh.

3. Susun laporan hasil telaah secara tertulis, dan sajikan di depan kelas. Lengkapi dengan gambar atau rekaman video agar lebih menarik. Kembangkan kreativitas kalian. Untuk membantu kalian mengolah data, kalian dapat mengisi tabel berikut.


NoPerbuatanAlasanAkibatUpaya
1Berkata Tidak SopanKarena Benci , Terbiasa dan Malas untuk berkata SopanMasyrakat disekitarnya akan timbul perasaan benci terhadapnyaOrang yang melakukan perbuatan tersebut harus lebih mendapatkan pengajaran kesopanan dimanapun ia berada
2Mencemooh Agama LainKarena Iri Terhadap Agama yang LainOrang itu akan dicemooh, merasa sakit hati dan menimbulkan kebencianOrang itu harus belajar agama dengan baik dan mengetahui sikap saling menghargai antar Umat Beragama
3Melanggar Lalu LintasKarena terburu buru, ingin cepat sampaiTerjadi Kecelakaanlebih mempertegas Sanksi Pelanggaran Lalu Lintas
4Melawan Ke Orang yang Lebih TuaKarena MarahOrang itu merasa tidak dihargaiOrang yang melawan itu harus mengetahui norma kesusilaan lebih dalam
5Berbicara Kotor/JorokKarena sedang EmosiBerdosa dan dimarahi orangMengendalikan diri dan menahan Amarah untuk menjadi orang yang lebih sabar
6Merokok di SekolahKarena terbawa PergaulanDimarahi Guru dan bisa dikeluarkan dari SekolahHarus bisa menjaga diri dalam pergaulan dan tidak mengikuti perbuatan yang bisa merugikan diri sendiri

Kesimpulan :
Jadi kita harus menjadi individu yang bertindak sesuai norma yang berlaku di masyarakat, sekolah dan agama. Penerapan norma di lingkungan keluarga memiliki tujuan, yaitu menciptakan keluarga yang harmonis dan sejahtera. Penerapan norma di lingkungan sekolah bertujuan untuk menciptakan lingkungan, situasi, dan kondisi belajar yang mendukung tercapainya tujuan pendidikan. Semua norma diterapkan di tengah masyarakat untuk mengatur perilaku setiap warga serta hubungan antarwarga yang jumlahnya sangat banyak dan memiliki latar belakang yang majemuk. Adapun tujuan penerapan norma di tengah masyarakat adalah menciptakan kehidupan yang aman, tenteram, tertib, damai, dan adil, sejahtera, dan harmonis.

Selain itu, saya akan memberika contoh tentang perilaku yang haru dilakukan disekolah guna mentaati peraturan (norma) yang ada di sekolah, yaitu :
1.    Tidak merokok di sekolah.
2.    Berdoa ketika akan memulaidan mengakhiri pelajaran.
3.    Menghormati bapak dan ibu guru.
4.    Berlaku sopan dalam pergaulan antarteman.
5.    Melaksanakan program sekolah atau OSIS.
6.    Mengenakan pakaian seragam sesuai ketentuan.
7.    Tidak bermain tanpa izin sepulang sekolah.
8.    Melaksanakan program kebersihan, ketertiban, keindahan, kekeluargaan, dan keamanan sekolah.
9.    Menjaga nama baik sekolah dengan perilaku yang baik.
10. Mengikuti upacara bendera dengan tertib.
11. Tidak terlambat masuk sekolah.
12. Mengerjakan pekerjaan rumah.
13. Tidak menggunakan perhiasan yang berlebihan.
14.Mengikuti pelajaran dengan sungguh-sungguh. Tidak malas belajar atau pulang tanpa izin sebelum pelajaran berakhir.

Sebagai contoh, apabila keluarga terebut mempunyai aturan atau norma agama, dan agama yang mereka anut adalah Islam, dalam keluarga tersebut akan mempunyai aturan sebagai berikut

1.    Wajib shalat 5 waktu,
2.    Membaca Al-Quran,
3.    Tidak boleh berbohong kepada orang tua,
4.    Patuh terhadap orang tua,
5.    Yakin kepada Allah. Swt dan berpegang kepada Al-Quran.

Serta salah satu contoh norma kesusilaan yang berlaku di suatu keluarga antara lain adalah :
1.    Tidak boleh mengambil barang milik anggota keluarga tanpa izin
2.    Tidak boleh berbohong antara sesama anggota keluarga
3.    Tidak boleh membawa teman lawan jenis untuk menginap.
4.    Teman yang datang tidak boleh datang terlalu larut malam.

Demikianlah Aktivitas 2.7 Tabel 2.4 hasil telaah ketaatan terhadap norma yang berlaku. semoga bermanfaat

Kegiatan 2 Melanjutkan Cerpen Sepatu Butut, Bahasa Kelas 9 halaman 85

kkaktri ~ Pencarian Google Search : Jawaban Kegiatan 2 Melanjutkan Cerpen Sepatu Butut, Bahasa Kelas 9 halaman 85 atau pertanyaan di Brainly yaitu Kegiatan 2 Melanjutkan Cerpen Sepatu Butut, Bahasa Kelas 9 halaman 85 , berikut kkaktri kasih kunci jawaban soal Isi Kotak Uraian Berdasarkan Melanjutkan Cerpen Sepatu Butut, Bahasa Kelas 9 halaman 85 tersebut yaitu soal Tugas Melanjutkan Cerpen Sepatu Butut , Bahasa Indonesia kelas 9 itu merupakan cuplikan yang berada di soal aktivitas di buku paket bahasa Indonesia kelas 9 Semester 1 Bab 3  yang topik bahasan tentang Melanjutkan Cerpen Sepatu Butut, Bahasa Kelas 9 halaman 85. adapun jawaban yang ada di blog ini adalah jawaban kaka yang digunakan untuk evaluasi adik-adik setelah adik-adik menjawab soal tersebut.
Kegiatan 2 Melanjutkan Cerpen Sepatu Butut, Bahasa Kelas 9 halaman 85

MelanjutkanCerpen
lanjutkan Cerpen "Sepatu Butut" ini secara bebas. Alur yang diputus adalah menuju bagian klimaks membuang sepatu butut atau tidak. Apa keputusannya dan bagaimana melakukannya? Selanjutnya tentukan bagaimana Cerita berakhir

Sepatu Butut
Cerpen Ely Chandra Perangin-angin

Entah sudah berapa kali aku mengatakan padanya untuk mengganti sepatu bututnya itu. Kalau sepatu itu masih layak pakai sih mungkin tidak apa-apa, tapi sepatu itu sudah kelihatan sangat kumal, jauh dari kategori layak pakai. Walaupun orangtua kami bukanlah orang yang kaya, tetapi kurasa mereka masih mampu membelikan Andi sebuah sepatu baru yang lebih layak pakai.

Entah mengapa pula, hanya aku yang selalu memperhatikan sepatu bututnya Andi. Sepatu butut itu begitu menggangu pandanganku. Orangtua kami tidak pernah protes kalau Andi menggenakan sepatu butut itu lagi.

Pagi ini kami akan berangkat sekolah, dan lagi-lagi sepatu butut itu lagi yang kuperhatikan. Tidak ada yang lain yang kuperhatikan dari Andi, aku jadi malas bila berjalan dengannya. Aku malu bila harus berjalan dengannya, seperti berjalan dengan seorang gembel.

Sepatu butut itu begitu mengganggu pikiranku Kenapa Andi tidak minta sepatu baru aja biar keren seperti teman-temanya, si Ivan dengan sepatu ketsnya, atau seperti Dodi dengan sepatu sportnya?

Di suatu malam, aku berfikir untuk menyingkirkan sepatu butut itu. Aku berencana membuangnya di hari Sabtu malam, karena kutahu ia akan mencucinya di hari Minggu. Jadi kalau di hari Minggu ia tidak menemukannya, masih ada kesempatan untuk membeli yang baru sehingga ia masih bisa masuk di hari Seninnya.

Untuk membuang sepatu butut tentu saja tidak memerlukan rencana yang rumit, cukup sederhana saja pasti aku bisa melakukannya, hanya tinggal menunggu Andi tidur di malam hari, dan kemudian aku tinggal menjalankan misinya. Hari yang kunantikan pun tiba, segera aku bersiap menjalankan misiku. Kulihat Andi sedang tidak ada di rumah.

.......................................................................................................Lanjutkan Cerita


Jawab

Versi 1

Dengan segera aku menemukan tempat Andi meletakkan sepatunya. Ketika tanganku bersiap-siap mengambilnya, hatiku mulai bimbang. Bagaimana nanti sikap Andi kalau tahu aku yang membuang sepatunya? Bagaimana kalau nanti ia marah dan ngambek tidak mau pergi ke sekolah. Semuanya berkecambuk dalam hatiku. Akhirnya kuurungkan niatku membuang sepatu butut itu. Aku tak berani mengambil resiko yang kupikir sangat berat itu.

Hari senin, kembali pandanganku tertuju pada sepatu Andi. Sepatu butut yang selalu menemanya kesekolah. Satu-satunya yang terlintas di pikiranku adalah sepatu itu telah menjadi sebagaian dari hidupnya, dan itu menjadi haknya tanpa seorangpun berhak mengambilnya. Toh nanti setelah tak layak pakai menurutnya, ia pasti meminta pada orangtua kami.

Versi 2
Aku segera keluar dari kamarku, kulihat jam dinding di tembok menunjukan pukul 20.00. Aku menghela nafas panjang, biasanya Andi bermain hingga pukul 22.00. Ayah membiarkan Andi bermain selarut itu karena mengetahui bahwa besok adalah hari Minggu, hari libur.

Perlahan-lahan aku melangkahkan kaki menuju rak sepatu yang terletak tidak jauh dari kamarku. Di situlah semua sepatu di keluarga kami diletakkan, baik sepatu ayah, ibu, sepatuku dan sepatu Andi. Tidak berselang lama, aku sudah menemukan sepatu Andi. Dengan cepat, aku ambil sepasang sepatu itu.

Di luar dugaan, tiba-tiba pintu depan dibuka. Alangkah kagetnya aku melihat siapa yang membuka pintu itu. Andi!. Andi terlihat heran melihatku sedang memegang sepasang sepatu kesayangannya. Tertangkap basah, aku mengakui bahwa aku hendak membuang sepatu Andi.

Bukannya marah, Andi justru memeluk aku. Sebagi seorang adik, aku benar-benar merasakan pelukan itu begitu tulus. Kemudian, Andi mengajakku duduk. Ia bercerita mengapa tidak mau menggunakan sepatu lain. Sebenarnya, ia  sedang menabung dari uang saku yang diberikan Ayah setiap hari. Jika sudah terkumpul cukup banyak, ia hendak menggunakan uang tabungannya untuk membeli sepatu baru. Akhirnya sepatu Andi tidak jadi kubuang, tapi kuserahkan kepadanya yang kemudian disimpannya di lemari di dekat pintu masuk dapur.