Kunci Jawaban PTS IPS kelas 7 Semester 1 Essay 20 Soal

Kunci Jawaban PTS IPS kelas 7 Semester 1 Essay 20 Soal, berikut adalah kunci jawaban soal PTS yang telah di upload terlebih dahulu di link berikut : Soal PTS IPS kelas 7 Semester 1 Bentuk soal Essay 20 soal sesuai kisi kisi. berikut jawabannya : 
Kunci Jawaban PTS IPS kelas 7 Semester 1 Essay 20 Soal


Kunci Jawaban PTS IPS kelas 7 Semester 1 Essay 20 soal 
1. Pengertian Ruang ialah sebuah tempat pada permukaan bumi, baik itu dengan secara keseluruhan maupun hanya sebagian yang digunakan makhluk hidup untuk tinggal.

2. Pengertian Interaksi antar ruang ialah suatu cara dalam mengelola ruang-ruang dengan berdasarkan potensi serta juga permasalahannya dan tentu keterkaitan suatu ruang dengan ruang-ruang yang tedapat disekitarnya.

3. Ruang memiliki Dimensi membahas proporsi dan skala
Ruang memiliki wujud ( konfigurasi) membahas bentuk
Ruang memiliki Permukaan sisi-sisi membahas warna tekstus dan pola

4. Interaksi antara Orang Bandung dengan Orang Indramayu dan Surabaya, orang bandung dpat menghasilkan  hasil perkebunan karena terletak di daerah pegunungan sedangkan orang indramayu dan surabaya dapat menghasilkan ikan karena terletak di daerah pesisir pantai daerah indramayu akan lebih singkat dibandingkan surabaya untuk ditempuh oleh orang bandung ketika menyalurkan hasil perkebunanya ke orang indramayu dan sebaliknya orang indramayu ljuga dapat menyalurkannya ikannya ke orang bandung.

5. Syarat khusus peta adalah syarat yang berkaitan dengan pemenuhan unsur-unsur peta yang harus ada meliputi judul peta, skala peta, orientasi peta, sumber peta, tahun pembuatan peta, inset peta, warna peta, garis tepi, garis astronomi dan legenda peta.

6. Inset yang berfungsi memperbesar atau memperjelas sebagian kecil wilayah yang terdapat pada peta utama.

7. Skala peta adalah informasi yang mutlak harus dicantumkan agar pemakai dapat mengukur jarak sesungguhnya pada peta. Misalnya peta skala 1:250.000 artinya jarak 1 cm di peta sama dengan jarak 250.000 cm di lapangan (jarak horizontal).

8. Skala = jarak peta : Jarak sebenarnya = 5 cm : 75, 5 Km = 5cm : 7.550.000 cm = 1 : 2.510.000

9. Skala 1cm : 4km = 1cm : 400.000cm = 1 : 400.000

10. Sungai, jalan raya, jalan lain ke desa, batas negara, bats provinsi, batas daerah

11. Legenda merupakan sebuah daftar atau tabel yang menunjukkan simbol-simbol atau tanda-tanda konvensional yang digunakan di dalam peta. Di dalam penggunaan simbol dalam legenda juga diberikan warna dan deskripsi. Legenda kerap ditaruh di sebelah kanan tengah pada sebuah peta

12. Garis koordinat pada peta adalah pertemuan antara Garis Bujur (Garis garis lurus atau vertikal pada peta) dan Garis Lintang (Garis mendatar atau horizontal pada peta).

13. A-Bersama dengan garis lintang, garis bujur akan menentukan sebuah lokasi tertentu. Kombinasi antara garis bujur dan juga garis lintang akan menentukan di mana suatu lokasi berada. Keduanya akan menentukan lokasi absolut dari sebuah tempat, daerah, atau objek geografi tertentu. Dalam sistem koordinat, garis lintang dilambangkan sebagai sumbu x sedangkan garis bujur dilambangkan sebagai sumbu y.
-Garis bujur dijadikan sebagai dasar penentuan pembagian waktu di seluruh bumi. Setiap jarak 15 derajat ke arah bujur timur atau ke arah bujur barat akan menunjukkan selisih waktu sebanyak 1 jam (60 menit).
-Garis bujur digunakan untuk memperagakan gerak rotasi bumi. Selama sehari bumi akan berotasi hingga 360 derajat. 360 derajat tersebut akan terbagi menjadi 24 jam. Karena itu dalam pembagian waktu di bumi, setiap jarak 15 derajat akan menghasilkan selisih waktu sebanyak 1 jam. Dasarnya ialah 360°/24 jam = 15°. Jadi setiap rotasi bumi sebanyak 15 derajat berarti menghabiskan waktu sebanyak 1 jam.
-Garis bujur bisa dijadikan sebagai alat peraga siang dan malam. Siang dan malam muncul sebagai akibat adanya rotasi bumi dan penyinaran matahari. Melalui pengertian terhadap adanya rotasi bumi beserta pembagian bumi menjadi bujur timur dan bujur barat kita akan mengetahui bagaimana proses siang dan malam itu terjadi. Selain itu, garis bujur juga akan menjelaskan mengenai perbedaan penanggalan. Garis bujur 180 derajat yang melewati benua di dunia yaitu Samudera Pasifik dianggap sebagai garis penanggalan internasional. Pada garis bujur 180 derajat inilah perbedaan penanggalan akan terjadi. Jika di bagian timur sudah memasuki hari selasa, maka di bagian barat masih berada pada hari senin.

14. -Bersama dengan garis bujur, garis lintang berguna untuk menentukan suatu lokasi. Dalam penentuannya, garis lintang dilambangkan sebagai sumbu x sedangkan garis bujur dilambangkan sebagai sumbu y di dalam sistem koordinat. Contoh penentuan lokasi menggunakan kombinasi antara garis lintang dan daris bujur ialah lokasi Sabang di pulau We berada pada koordinat 6oLU 95o BT serta lokasi kota Merauke di Papua memiliki koordinat 11oLS dan 141oBT. Titik koordinat tersebut sangat penting dalam penentuan sistem navigasi di dunia penerbangan maupun pelayaran.
-Garis lintang digunakan sebagai acuan untuk menentukan perbedaan zona iklim di bumi. Dengan menggunakan bantuan garis lintang, dapat diketahui iklim yang berada di belahan negara tertentu beriklim tropis atau sub-tropis.

15. letak astronomis dan geografis Indonesia. Berdasarkan letak astronomis Indonesia, terletak pada 6o LU – 11o LS dan 95o BT – 141o BT. Sedangkan secara geografis, letak geografis Indonesia berada antara dua benua, yaitu Asia dan Australia, dan antara dua samudera, yaitu samudera hindia dan samudera pasifik

16. Garis ini diberi nama sesuai nama penemunya, Alfred Russel Wallace, yang menyadari perbedaan yang jelas pada saat dia berkunjung ke Hindia Timur pada abad ke-19. Garis ini melalui Kepulauan Melayu, antara Borneo dan Sulawesi; dan antara Bali (di barat) dan Lombok (di timur).

17. Karena dulu sebelum es di kutub mencair, papua dan Australia masih jadi satu daratan. akibat suhu di bumi skarang yang smakin panas akhirnya es di kutub pun mencair dan memisahkan daratan antar Papua dan Australia. sebab itu hewan di Papua dan australia memiliki kesamaan

18. contoh asiatis flora yang terdapat di hutan tropis ini, seperti: Raflesia Arnoldi ,Bunga Bangkai ,Kantung Semar ,Anggrek .
Fauna Asiatis disebut juga fauna dataran Sunda. Fauna Asiatis tersebar di wilayah sebelah barat Indonesia yang meliputi Kepulauan Sumatera, Asiatis Kalimantan, Asiatis Jawa, dan Asiatis Bali. Contoh -nya: Gajah, Harimau, Badak Bercula Satu, Badak Bercula Dua, Orang Utan, Bekantan/Kera, Kancil, Beruang Madu, dan Burung Beo.

19. Flora Australis hidup di hutan rimba tropis dengan tumbuhan flora yang berbeda-beda, seperti: Jenis flora Cendana ,Flora Eboni ,Pakis ,Siwalan.
Contoh fauna Australis yang khas antara lain: Kiwi ,Koala ,Kanguru , Burung penghisap madu , Burung emu , Burung kakatua , Burung, kasuari , Burung cendrawasih , Landak Irian (Nokdak) , Wallaby .

20. Daerah penghasil batu bara, Aceh Barat, Sawahlunto, Sumatera Barat, Tanjungenim, Sumatera Selatan
pemanfaatanya untuk bahan bakar pembangkit listrik, bahan dasar kimia industri, menghasilkan produk gas

Demikianlah Kunci Jawaban PTS IPS kelas 7 Semester 1 Essay 20 Soal. semoga bermanfaat

0 Comments

Posting Komentar