Ads 720 x 90

Asesmen Sosiologi SMA Latihan (US) Program IPS (Bagian 4)

kkaktrichannel~ Asesmen Sosiologi SMA Latihan (US) Program IPS (Bagian 4). sengaja admin buat judul tersebut untuk menarik kalian yang ingin mengetahui contoh asesment Sosiologi untuk SMA, Namun untuk kali ini sebenarnya admin postingan tentang Latihan untuk UJian Nasional (UN) SMA tahun 2020 yang katanya adalah Ujian Nasional Sosiologi Terakhir dan akan digantikan sebuah asesmen, berikut ini adalah judul postingan yang lainnya dari admin tentang selamat tinggal Ujian Nasional(UN) yang diganti Asesmen. Tetapi menurut admin Ujian Nasional Sosiologi juga bisa admin katakan sebagai asesment namun skalanya Nasional dan ddiujikan diakhir pembelajaran setelah menempuh hampir 3 tahun di SMA, pengertian asesment sebenarnya merupakan tolak ukur dari penilaian seorang guru atas berhasil atau tidaknya seorang guru dalam mengajar.
Asesmen Sosiologi SMA Latihan (US) Program IPS (Bagian 4)

Asesmen Sosiologi bagian 4 Ujian Nasional 2020
Asesmen sendiri secara pengertiannya dapat kalian baca dipostingan sebelumnya dari admin yang berjudul " Mengenal Asesment Sosiologi Pengganti UN Asesmen ", silahkan kalian baca disitu. untuk postingan kali ini sebenarnya admin ingin membuat contoh beberapa asesment Sosiologi, agar kalian juga sedikitnya mendapatkan gambaran dari asesment itu sendiri, Namun dikarenakan untuk ksi-kisi asesmen belum dibuat oleh pemerintah , maka untuk saat ini admin berbagi dulu untuk Latihan Ujian Nasional Sosiologi SMA Tahun 2020, berikut soal Latihannya. semoga bermanfaat

Assesment Sosiologi SMA Bagian 4 terdiri dari 10 soal pilihan ganda dengan materi disesuaikan dengan kisi-kisi Ujian Nasional 2020. UN Sosiologi Program IPS , untuk soal selanjutnya dapat kalian kerjakan setelah kalian lulus dalam asesment pertama ini. untuk itu silahkan kalain coba atau kerjakan soal berikut ini, semoga sukses

Petunjuk: Jumlah poin untuk lanjut ke sesi berikut adalah 7 poin


1. Semua masyarakat melaksanakan pembangunan untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan. Laju kemajuan masyarakat dunia tidaklah sama dan seragam. Masyarakat yang siap dengan sumber daya manusia yang unggul berhasil meningkatkan taraf hidup. Globalisasi dijadikan momentum untuk bekerjasama saling menguntungkan (mutual simbiosis). Sedangkan masyarakat yang memiliki banyak kendala akan tertinggal, bahkan terlindas oleh roda perubahan global.
Deskripsi tersebut menunjukkan adanya ….
  social gaps atau kesenjangan sosial masyarakat dunia karena perbedaan tingkat kemajuan
  social lag atau ketertinggaalan aspek sosial karena kemajuan teknologi
  social lost atau kehilangan nilai dan norma sosial masyarakat setempat (lokal)
  sosial shock atau kejutan sosial karena kemajuan zaman dan kebutuhan yang pesat
 sosial changes atau perubahan sosial di segala bidang kehidupan

2. Masyarakat majemuk bersifat rawan konflik horizontal. Konflik yang terjadi sebagai akibat dari sistem sosial multikultural relatif sulit dipadamkan dan biasanya bersifat laten. Keterikatan dengan unsur primordial (suku, agama, ras, golongan) bersifat emosional yang kuat dan partikularis karena tersosialisasi sejak kecil. Akibatnya, jika terjadi konflik primordial, maka penyelesaiannya sering berlarut-larut dan memerlukan kearifan. Proses pemecahannya tidak bisa dilakukan secara pukul rata dengan pendekatan koersif semata.
Berdasarkan ilustrasi, cara preventif untuk mengatasi masalah dampak keaneraragaman masyarakat multikultural  adalah ….
memberikan ruang bagi kelompok primordial yang mempunyai kecenderungan partikularis dalam berinteraksi lintas kelompok sosial
 perlu mengembangkan perilaku toleransi terhadap perbedaan sosial budaya
dan sikap inklusi terhadap kelompok lain
 mendorong berkembangnya sikap eksklusif dalam kelompok agar kebudayaan lokal dapat terjaga dari masuknya unsur dari masyarakat asing 
menerapkan kebijakan diskrimatif berdasarkan perbedaan primordial yang terdapat dalam kehidupan masyarakat multikultural
 membatasi munculnya perilaku primordialis yang disosialisasikan kepada individu di lingkungan keluarga inti

3. Dalam kajian ilmu sosial terungkap bahwa masyarakat Indonesia bersifat multietnis. Penduduknya terdiri dari banyak sekali kelompok etnis atau kesukubangsaan. Setiap suku bangsa mengembangkan tata sosial budaya dengan karakteristik sendiri. Terkait upaya untuk bertahan hidup dalam harmoni sosial di wilayah Indonesia, mereka mempunyai tanggung jawab bersama sehingga tidak saling bermusuhan, melainkan saling pengertian. Sikap mental multikultural mereka terbentuk atas dasar budaya hidup rukun yang diajarkan dalam kelompok etnis. Ilustrasi tersebut menjelaskan ….
  proses integrasi instrumental dalam masyarakat majemuk yang disebabkan adanya kesamaan ideologi formal
 integrasi fungsional yang terjadi karena adanya saling membutuhkan satu sama lain
 harmoni sosial dalam hubungan sosial majemuk terjadi atas dasar kesamaan norma sosial (normatif)
 proses integrasi antara kelompok primordial karena adanya pihak yang memaksa (koersif)
  beralngsungnya proses integrasi didorong oleh kesamaan  ideologis dalam masyarakat

4. Globalisasi memberi peluang dan tantangan baru bagi masyarakat dunia. Hubungan ekonomi perdagangan dapat dilakukan secara terbuka untuk wilayah lintas bangsa/negara.  Banyak negara terlibat persaingan dalam perdagangan. Setiap masyarakat/negara dihadapkan dengan situasi untuk berkompetisi dalam hal kualitas maupun harga komoditas. Masyarakat yang belum maju teknologinya tentu mengalami kesulitan di era perdagangan global. Masuknya barang luar negeri menjadi pesaing dalam pasar lokal  dan menyulitkan pertumbuhan industrisetempat.  Dari ilustrasi dapat disimpulkan bahwa upaya untuk menghadapi tantangan bangsa dalam era globalisasi ekonomi adalah …
  peningkatan arus impor komoditas barang mewah dengan harga dan kualitas kompetitif
 pembangunan pasar modern yang memiliki jaringan transnasional
 penerapan perilaku cinta produk dalam negeri dengan semangat nasionalisme
pendidikan yang menekankan kompetensi untuk menang dalam persaingan global
  pengembangan pola hidup sederhana sesuai dengan kearifan lokal dalam masyarakat

5. Setelah rajin literasi, seorang siswa berhasil meningkatkan prestasinya. Namun ketika membaca jurnal, dia memperoleh informasi bahwa minat dan kemampuan baca pelajar umumnya kurang dan memprihatinkan. Siswa tersebut tertarik untuk meneliti kebenarannya. Berdasarkan tujuannya, penelitian yang akan dilakukan tergolong …
  penelitian eksploratif terkait dengan masalah yang menjadi perbincangan masyarakat
 penelitian verifikatif untuk membuktikan kebenaran teori dan ilmu pengetahuan 
 penelitian developmen dalam pengembangan ilmu dan teknologi baru
 penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis data naratif deskriptif
 penelitian kuantitatif untuk menganalis data yang berbentuk angka atau numerik

6. Perhatikan ciri-ciri penelitian berikut!
(1) Sumber data atau subjek penelitian terbatas jumlahnya
(2) Data yang terkumpul berbentuk angka (numerik)
(3) Topik penelitian sangat menarik dan bermanfaat praktis
(4) Analisis data dengan menggunakan perhitungan statistik
(5) Pengumpulan data dalam bentuk instrumen terstruktur
Di antara ciri di atas yang terdapat dalam pendekatan kuantitatif adalah ….
 (1), (2), dan (3)
  (1), (2), dan (4)
(1), (3), dan (5)
 (2), (4), dan (5)
 (3), (4), dan (5)

7. Data peneltian berupa catatan hasil wawancara bebas dan observasi partisipan. Ketika mengumpulkan data, peneliti melontarkan banyak pertanyaan untuk mendalami objek yang diteliti. Situasi dan kondisi di sekitar juga diamati oleh peneliti dengan cermat. Data dan rekaman hasil kunjungan ke lokasi penelitian berupa catatan dan gambar dalam jumlah yang banyak.
Sesuai bentuk data dalam deskripsi di atas, maka pendekatan penelitiannya ….
  penelitian kualitatif
  penelitian kuantitatif
  penelitian eksploratif
 penelitian developmen
  penelitian verifikatif

8. Peneliti rajin berkunjung ke beberapa perpustakaan dan kantor untuk mendapatkan data yang berhubungan dengan topik penelitian. Data yang diperoleh berupa dokumen, catatan, dan rekaman. Bahkan banyak yang berbentuk buku dan foto kopi. Berdasarkan karakteristiknya, data dalam penelitian tersebut termasuk ….
 data kontinum
  data nominal
 data sekunder
data primer
 data empiris

9. Perhatikan gambar aktivitas pengumpulan data penelitian berikut!
no 9 asesmen sosiologi bagian 4
Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah ….
 survei dan studi kasus
 studi kasus dan wawancara
  wawancara dan observasi
  observasi dan kuesioner
  kuesioner dan dokumentasi

10. Beberapa ketentuan terkait penelitian sosial:
(1) Menarik minat peneliti sehingga memberi semangat penelitian
(2) Hasil penelitian memberi manfaat sehingga tidak sia-sia
(3) Menggunakan banyak data sehingga analisisnya secara statistik
(4) Sesuai dengan kemampuan sehingga terjangkau secara keilmuan
(5)Sampel dipilih secara sampling sehingga mencerminkan populasi
Dari daftar di atas yang menjadi ciri topik yang baik untuk diteliti adalah ….
  (1), (2), dan (3)
 (1), (2), dan (4)
 (1), (3), dan (5)
 (2), (4), dan (5)
 (3), (4), dan (5)


Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter