Kegiatan 1 Bagian Ketiga Mengidentifikasi Struktur Cerpen Pohon Keramat

kkaktri~ Lanjutan dari Bagian KEDUAKegiatan 1 Bagian Ketiga Mengidentifikasi Struktur Cerpen Pohon Keramat
Kegiatan 1 Bagian Ketiga Mengidentifikasi Struktur Cerpen Pohon Keramat

Beri Keterangan isi setiap paragraf dari cerpen "Pohon Keramat" untuk mendapatkan gambaran alur cerita.

Isi Cerpen
“Saat ini adalah waktunya untuk membangun demi kemajuan. Dan kita tidak akan pernah bisa maju bila masih takut dengan hal hal yang tidak masuk akal.” Begitu di antaranya kata-kata yang biasa diucapkan para penggerak pembangunan dan orang kabupaten yang memperjuangkan perluasan pabrik.
Tentang
Pendapat para penggerak kampung dan orang kampung untuk kemajuan desa

Isi Cerpen
“Apanya yang mesti ditakuti dari penghuni Gunung Beser? Mereka malah telah memberikan apa yang dipunyainya. Air yang melimpah, tanah yang subur, udara yang segar. Dan, kita tidak bisa memanfaatkan kekakayaan itu karena kita takut oleh hal-hal yang tidak perlu ditakutkan,” kata mereka.
Tentang
Gunung Beser sudah memberikan apa yang dipunyai, jadi mereka tidak perlu takut

Isi Cerpen
Semakin banyak penduduk yang mendukung pembukaan Gunung Beser. Sebagian yang masih menghormati kharisma Gunung Beser, datang ke rumah Kakek. Mereka meminta pendapat Kakek. Saya tidak tahu apa Kakek katakan sebelum mereka pulang. Besoknya wakil dari panitia pembangunan itu datang ke rumah Kakek. Mereka tahu bahwa Kakek adalah kunci dari masalah ini. Penduduk yang tidak setuju dengan pembukaan Gunung Beser hanya akan mendengarkan apa yang dikatakan Kakek.
Tentang
Semakin banyak penduduk yang mendukung pembukaan Gunung Beser

Isi Cerpen
Saya tidak begitu jelas menangkap apa yang dibicarakan mereka. Tapi, dari nada suara yang semakin meninggi, saya tahu bahwa mereka bersitegang. Saya mengintip peristiwa itu dari bilik kamar. Saya bersiap meloncat seandainya mereka melakukan kekerasan terhadap Kakek. Tapi, kejadian yang saya lamunkan itu tidak terjadi. Mereka pulang setelah terlebih dahulu menyalami Kakek. Besoknya saya baru tahu bahwa Kakek menyetujui pembukaan sebagian Gunung Beser.
Tentang
Akhirnya Kakek menyetujui pembukaan sebagian Gunung Beser

Isi Cerpen
“Saat ini saat sulit,” kata Kakek ketika malamnya saya menanyakan kenapa Kakek menyetujui pembukaan sebagian Gunung Beser. “Semakin banyak kebutuhan hidup dan semakin banyak orang yang merasa pintar. Tapi, orang-orang pintar itu tidak tahu tentang kebijaksanaan. Mereka tidak sadar bahwa sebagian besar manusia yang ada di dunia ini adalah yang ada di bawah standar kepintaran. Kisah Mbah Jayasakti masih diperlukan untuk melindungi Gunung Beser.”
Tentang
Dengan Pasrah kakek menyetujui pembukaan sebagian Gunung Beser

Isi Cerpen
Saya kurang mengerti apa yang dikatakan Kakek. Dan ketika malam besoknya Kakek bercerita bahwa Mbah Jayasakti dan keangkeran Gunung Beser itu tidak ada, saya semakin tidak mengerti dengan Kakek. Kalau begitu, kenapa tidak dari dulu Gunung Beser itu dibuka?
Tentang
Tokoh Saya kurang mengerti dengan apa yang dikatakan kakek

Isi Cerpen
“Gunung Beser akan marah kalau dibuka,” kata Kakek. “Kan Mbah Jayasakti dan keangkeran itu tidak ada.” “Ya, tidak ada. Tapi, Gunung Beser tetap akan marah bila dibuka.” “Kenapa Kakek menyetujui?” “Mereka berjanji akan membuka sampai perbatasan kaki gunung saja.”
Tentang
menurut kakek, Gunung Beser akan Murka jika dibuka

Isi Cerpen
Pembukaan kaki Gunug Beser itu akan dilakukan dengan bergotong-royong. Bantuan tenaga dan dana besar dari pihak pabrik disambut masyarakat. Kejadian yang semakin langka itu ditandai dengan syukuran kampung yang dipimpin oleh pak bupati yang sengaja datang. Tidak ada kejadian-kejadian aneh selama pembukaan kaki gunung. Tanaman pun tumbuh bagus karena tanahnya memang subur dan air melimpah. Rumah-rumah dibangun karena pabrik-pabrik membutuhkan pekerja banyak yang sebagian besar didatangkan dari daerah lain.
Tentang
pembukaan kaki Gunung Beser akan dilakukan secara Gotong Royong

Isi Cerpen
Para penggerak pembangunan itu mendapat pujian dari hampir seluruh penduduk kampung. Mereka dibicarakan di setiap pertemuan resmi dan tidak resmi.
Tentang
Para penggerak pembangunan mendapatkan pujian

Isi Cerpen
Kakek meninggal tidak lama kemudian. Kematian Kakek tidak mendatangkan perhatian yang besar dari penduduk. Saya sedikit cemburu kepada penggerak pembangunan yang sudah mencuri perhatian penduduk dari Kakek itu. Tapi, kecemburuan itu bisa diredam karena saya sudah masuk sekolah menengah mengagumi juga apa yang mereka lakukan.
Tentang
Kakek Meninggal

Isi Cerpen
Keberhasilan pertanian dan pabrik itu memberi kemewahantersendiri bagi kampung saya. Sarana-sarana umum dibangun. Banyak rumah memiliki pesawat televisi. Semakin banyak anak-anak yang meneruskan sekolah di kota. Tapi, kepercayaan bahwa keangkeran Gunung Beser itu tidak ada, mendorong penduduk untuk membuka Gunung Beser lebih jauh. Tempat-tempat pertanian baru dibuka, rumah-rumah dibangun, perusahaan-perusahaan yang memanfaatkan mata air besar dibangun, izin-izin pengelola Gunung Beser semakin banyak dimiliki orang. Pohon-pohon besar ditebang. Yang tidak punya izin, berdagang kayu sembunyi-sembunyi.
Tentang
kepercayaan terhadap keramat Gunung Beser mulai Luntur, penduduk mulai berani menebang dan mengolah pohon lebih banyak lagi

Isi Cerpen
Gunung Beser bercahaya siang malam. Sinar matahari memantul dari bangunan-bangunan dan daerah-daerah kering. Malam bercahaya oleh semaraknya listrik. Penduduk kampung, termasuk saya, menyambut kemajuan itu. Tapi, mereka, termasuk saya, tidak menyadari bahwa di kampung semakin terdengar berita adanya perkelahian petani gara-gara berebut air, para remaja putus sekolah
kebingungan mencari kerja karena menggarap lahan pertanian yang semakin tidak subur itu terasa rendah, musin yang datang tidak lagi bersahabat. Tiba-tiba saya merasa bahwa hal seperti itu bukan merupakan bagian dari kampung saya.
Tentang
kemajuan dan perubahan di desa di lereng Gunung Beser

Isi Cerpen
Kekeringan di musim kemarau dan banjir-banjir kecil di musim hujan tidak lagi asing. Tapi, para penduduk tidak menyerah. Alam harus ditaklukkan. Kipas angin dan kulkas menjadi kebutuhan di musim kemarau. Bendungan-bendungan kecil dibangun untuk menanggulangi musim hujan.Tiba-tiba saya merasa bahwa persahabatan dengan alam menghilang dari kamus kampung saya.
Tentang
Masyarakat mulai Akrab dengan bencana kekeringan dan bencana banjir

Isi Cerpen
Perlawanan terhadap alam itu berakhir ketika tahun yang oleh peneliti disebut El Nino itu tiba. Kekeringan membakar kampung saya. Banyak bangunan dan lahan yang hangus. Dan, saat musim hujan tiba banjir besar melanda. Rumah-rumah hanya kelihatan atapnya. Saya sedang duduk di atas atap rumah ketika bantuan puluhan perahu itu tiba.
Tentang
Bencana El Nino menyebabkan kekeringan dan banjir

Isi Cerpen
Saya hanya bisa mencatat peristiwa-peristiwa seperti itu tanpa mengerti apa yang telah terjadi. Seperti kebanyakan remaja di kampung saya, saya kebingungan dengan banyak hal. Satu hal yang pasti, kita harus lebih dekat bersahabat dengan alam agar alam lebih bersahabat dengan kita. Pohon memang keramat, harus dihargai, dihormati, dijaga dipelihara. Tanpa pohon bencana akan lebih sering terjadi menimpa kita. Mbah Jayasakti mestinya berubah menjadi kesadaran ilmu. Kakek benar, banyak orang cuma merasa pintar padahal tidak.
Tentang
Pohon Keramat sebenernya memang harus dihargai ,dihormati dan dipelihara

untuk paragraf sebelumnya dapat dilihat  di bagian pertama ======> [BAGIAN PERTAMA]

Kegiatan 1 Bagian Kedua Mengidentifikasi Struktur Cerpen Pohon Keramat

kkaktri~ Bagian Sebelumnya (Bagian Pertama)
Lanjut ke Kegiatan 1 Bagian Kedua Mengidentifikasi Struktur Cerpen Pohon Keramat

Kegiatan 1 Bagian Kedua Mengidentifikasi Struktur Cerpen Pohon Keramat


Beri Keterangan isi setiap paragraf dari cerpen "Pohon Keramat" untuk mendapatkan gambaran alur cerita.

Isi Cerpen
Saya beberapa kali melihat para petani berburu berang-berang atau tikus. Mereka mengasapi seluruh lubang yang ditemui. Bila ada buruannya yang keluar, orang-orang mengejar sambil berteriak-teriak. Tentu pemukul tidak ketinggalan ikut beraksi. Sekali berburu, puluhan tikus atau berang-berang bisa didapatkan.
Tentang 
Para Petani berburu Tikus atau berang berang

Isi Cerpen
Bila panen tiba, setiap petani yang punya sawah luas akan mengadakan syukuran. Para tetangga diundang. Ikan ditangkap atau ayam disembelih. Saya selalu senang. Selain sering dibawa Kakek ke tempat syukuran, saya senang dengan hari-hari di sawah. Anak-anak seluruh kampung mengalihkan tempat bermain ke sawah. Ada yang membikin baling-baling, bermain musik dengan teromet-terompet kecil dari batang padi, atau berburu burung beker. Saya pernah mengikuti seluruh permainan itu. Saya bermain dengan anak dari kelompok mana saja. Setiap orang di kampung saling mengenal, termasuk anak-anak.
Tentang
Petani yang punya sawah luas akan mengadakan syukuran

Isi Cerpen
Bagi anak-anak, sawah adalah tempat yang paling banyak memberi kenangan. Kami mandi sore di pancuran sawah. Setiap sore, kecuali hari Jumat, anak-anak belajar ngaji di masjid. Kakek awalnya mengajar, tapi akhirnya diteruskan oleh Kang Hasim. Saya menjadi anak emas bila Kang Hasim mengajar. Selain dari Kang Hasim, saya belajar ngaji dari Kakek dulunya, bagi saya ngaji bukan hal baru. Sejak sebelum sekolah, setiap malam Kakek mengajar saya. Maka pelajaran yang diberikanKang Hasim kepada anak-anak lain sering merupakan hal yang sudah saya hapal betul.
Tentang
Bagi anak-anak Sawah adalah tempat yang paling memberi kenangan

Isi Cerpen
Pulang dari mengontrol sawah sering saya diajak Kakek jalanjalan ke pasar yang buka seminggu sekali. Kakek membeli berbagai keperluan sehari-hari dan saya selalu punya jajanan enak. Kalau tidak kue serabi, saya memilih kue pukis. Aku sering oleh para pedagang itu saya dikasih sebungkus besar kue sebelum saya memilih.
Tentang
Jalan-jalan ke pasar seminggu sekali bersama kakek

Isi Cerpen
Saya merasa waktu itu Kakek adalah orang yang dihormati oleh penduduk kampung. Siapa pun akan mengangguk hormat bila bertemu Kakek. Di sawah saat mengontrol air Kakek menjadi tempat bertanya bila ada masalah. Dan Kakek adalah orang yang memutuskan apakah tikus atau berang-berang yang mulai merusak itu harus diburu segara atau tidak.
Tentang
kakek adalah orang yang sangat dihormati di kampung

Isi Cerpen
Sering Kakek juga diminta mengobati orang-orang yang sakit. Apalagi bila sakit itu dikarenakan oleh makhluk halus yang ‘main-main’. Bila ada orang yang kesambet oleh penghuni Gunung Besar, mereka juga membawanya ke rumah Kakek. Saya tidak tahu bagaimana Kakek mengobatinya. Mungkin beliau memakai doa-doa, tapi tidak jarang Kakek malah membawa si sakit ke rumah Pak Mantri.
Tentang
kakek sering diminta mengobati orang-orang yang sakit

Isi Cerpen
Kedamaian kampung saya mulai terusik saat jalan besar menghubungkan dengan kota kecamatan dan kota kabupaten diperbesar dan diaspal. Memang aspal alakadarnya, tidak sebagus sekarang. Tapi, jalan itu memberikan gejolak tersendiri. Para petani hilir mudik ke kota kabupaten, menjual hasil bumi. Anak-anak remaja tidak sedikit yang kemudian meneruskan sekolah ke kota. Pembangunan pabrik-pabrik semakin santer diinformasikan orang kecamatan.
Tentang
kedamaian kampung saya mulai terusik saat jalan besar menghubungkan kecamatan dan kabupaten dan diaspal

Isi Cerpen
Perkenalan kampung saya dengan dunia luar, menyadarkan penduduk bahwa di luar sana sudah banyak yang terjadi. Kebutuhan hidup semakin meningkat. Kampung saya semakin sibuk. Ngobrolngobrol santai di sawah atau di masjid sehabis sholat jarang dilakukan para orang tua. Bila panen tiba, undangan syukuran semakin jarang.Panen pun hanya dilakukan oleh segelintir orang, tidak lagi merupakan pesta kampung. 
Tentang
kegiatan warga kampung setelah berkenalan dengan dunia luar

Isi Cerpen
Kebutuhan yang semakin mendesak itu memaksa penduduk kampung untuk memfungsikan segala yang dipunyai. Para lulusan sekolah dari kota merencanakan untuk membuat pertanian terpadu di kaki gunung dengan melibatkan seluruh penduduk. Pengelolaan kaki gunung itu dilakukan dengan gotong-royong. Pembangunan pabrik air mineral dan tekstil mulai dibuat orang kota. Saya waktu itu sudah meningkat remaja.
Tentang
perubahan kehidupan di kampung ketika saya meningkat remaja

Isi Cerpen
Perselisihan antarpendudk mulai terasa ketika penggerak pembangunan yang merupakan lulusan sekolah dari kota itu merencanakan untuk membuka sebagian Gunung Beser, untuk perluasan lahan pertanian dan kebutuhan pabrik. Banyak penduduk yang tidak setuju. Tapi, tidak sedikit yang mendukungnya.
Tentang
Dampak perubahan zaman,perselisihan antar penduduk mulai terasa

untuk paragraf selanjutnya dapat dilihat dikelanjutannya di bagian ketiga ======> [BAGIAN KETIGA]


Kegiatan 1 halaman 63 -75 Mengidentifikasi Struktur Cerpen Pohon Keramat (Bagian Pertama)

Beri keterangan isi setiap paragraf dari cerpen " Pohon Keramat" untuk mendapatkan gambaran alur cerita.
bagian 1

Isi Cerpen
Di sebelah barat kampung ada gunung yang tidak begitu besar. Disebut gunung barangkali tidak tepat karena areanya terlalu kecil. Lebih tepatnya disebut bukit. Tapi, penduduk kampung, sejak dulu sampai sekarang, menyebutnya dengan Gunung Beser.
Tentang
Lokasi Gunung Beser

Isi Cerpen
Meski areanya kecil, jangan tanya siapa saja penduduk yang pernah masuk ke dalam Gunung Beser, mereka akan bergidik hanya membayangkan keangkerannya. Mereka, dari Kakek-nenek sampai anak-anak, hafal cerita keangkeran Gunung Beser.
Tentang
Keangkeran Gunung Beser

Isi Cerpen
Konon, saat pendudukan Belanda, di kampung saya ada seorang tokoh yang melawan Belanda yang berjuang sendirian tanpa pasukan bernama Jayasakti. Tentu saja tokoh ini menjadi incaran Belanda untuk ditangkap dan dipenjarakan. Jayasakti lari dari kampung ke Gunung Beser dan bersembunyi agar Belanda tidak menimpakan kemarahan kepada masyarakat kampungnya. Bertahun-tahun pasukan Belanda dan centeng-centeng demang mengepung Gunung Beser, tapi Jayasakti tidak pernah menyerah. Pasukan Belanda dengan dipandu centeng-centeng demang pernah melacak Jayasakti ke dalam gunung, tapi tidak ada seorang pun dari mereka yang selamat. Kata orang-orang pintar, Jayasakti bersemedi dan tubuhnya menjadi pohon harum yang baunya dibawa angin ke sekitar gunung.
Tentang
Sejarah kesaktian tokoh bernama Jayasakti

Isi Cerpen
Karena cerita itu dipercaya kebenarannya, tidak seorang pun penduduk pun berani masuk ke kelebatan Gunung Beser. Mereka menghormati perjuangan yang pernah dilakukan Mbah Jayasakti. Tapi selain itu, konon, mereka takut masuk ke dalam gunung karena dulu ada beberapa orang pencari kayu bakar nekad masuk ke dalam tapi dia bernasib seperti pasukan Belanda dan centeng-centeng demang itu, tidak bisa kembali. Siapa pun akan berhati-hati bila berhubungan dengan Gunung Beser. Para pencari kayu bakar dan penyabit rumput hanya berani sampai ke kaki gunung.
Tentang
Penduduk takut masuk ke Gunung Beser

Isi Cerpen
Sejak saya ingat, cerita yang diketahui seluruh pendudukkampung juga meliputi kharisma Gunung Beser. Tiap malam tertentu,katanya, dari Gunung Beser keluar cahaya yang begitu menyejukkan.Hanya orang tertentu yang melihat cahaya itu. Konon, bila seseorang dapat melihat cahaya itu dengan mata batinnya, maka ia termasuk orang yang bijaksana dan tinggi ilmunya. Bila ada seorang saja dari seluruh penduduk kampung yang bisa melihat cahaya itu, artinya Mbah Jayasakti, begitu penduduk kampung menyebut penghuni Gunung Beser, melindungi kampung. Tapi bila ada orang yang sembrono melanggar keheningan Gunung Beser, Mbah Jayasakti bisa marah. Jangankan menebang pohon tanpa izin, masuk saja ke dalam gunung bisa kualat. Bisa-bisa dianggap mata-mata Belanda oleh Mbah Jayasakti. Itulah sebabnya penduduk kampung begitu takut mengganggu ketenangan Gunung Beser.
Tentang
Kharisma Gunung Beser

Isi Cerpen
Bagi saya, Gunung Beser menyimpan kenangan tersendiri. Sejak umur 5 tahun saya sering tidur di rumah Kakek. Setiap subuh Kakek membangunkan saya dan mengajak pergi ke mesjid kecil di pinggir sawah. Saya yang kadang masih merasa ngantuk, begitu turun dari rumah selalu takjub melihat Gunung Beser berdiri kokoh. Saya merasa kesegaran pagi--harum dedaunan dan bau tanah—adalah bau khas Gunung Beser. Saya selalu berharap begitu turun dari rumah bisa melihat gunung itu bercahaya.
Tentang
Kenangan tokoh Saya ketika berumur 5 tahun tentang Gunung Beser.

Isi Cerpen
Selesai sholat Kakek biasa mengontrol air sawah. Saya selalu menguntitnya dari belakang tanpa banyak bicara. Barangkali anak lain akan mengeluh karena air dan udara sawah dingin. Tapi, saya tidak. Saya menyukai kesegaran air dan udara itu. Tak jarang saya mandi di pancuran sawah.
Tentang
Tokoh Saya yang suka menguntit kakek mengontrol air sawah

Isi Cerpen
Dari pematang yang lebar-lebar saya menyaksikan bagaimana Gunung Beser yang seperti patung raksasa hitam itu lambat laun bercahaya tertimpa sinar matahari. Saya sering beranggapan bahwa cahaya itu bukan dari matahari, tapi keluar dari hati saya sendiri. Setiap melihat dedaunan yang bergoyangan, saya sering melamun melihat Jayasakti sholat di atas daun pisang.
Tentang
 Gunung Beser dilihat dari pematang sawah.

Isi Cerpen
Bagi sawah-sawah di kampung saya, air tidak mesti diperebutkan. Gunung Beser memang memberikan air yang melimpah. Nama Gunung Beser sendiri berarti mengeluarkan air terus-terusan. Mata air yang berada di kaki gunung mengalirkan sungai yang lumayan besar. Sebagian air itu dialirkan ke kampung untuk memenuhi bakbak mandi. Sisanya yang masih melimpah mengairi sawah dan kolam. Selain itu, masih banyak mata air kecil yang dipakai penduduk sebagai pancuran.
Tentang
Gunung Beser memberikan air yang melimpah.

Isi Cerpen
Oleh karena itu, belum pernah ada berita para petani berkelahi karena berebut air. Kakek dan para petani lain yang juga sering mengontrol sawah pagi-pagi, bukan mengontrol takut sawah kekeringan, tepi memeriksa kalau-kalau ada urugan kecil atau lubanglubang yang dibikin ketam. Atau siapa tahu ada berang-berang yang menyerang kolam. Biasanya pemangsa ikan itu menyisakan kepala ikan di atas pematang. Bila hal itu terjadi, kemarahan para petani tidak akan terbendung lagi. Berang-berang itu akan diburu oleh orang sekampung.
Tentang
Belum pernah ada berita para petani berkelahi karena berebut air

Lanjut ke bagian selanjutnya (Bagian Kedua)

Menyimpulkan Unsur-unsur Cerpen Pohon Keramat

kkaktri~Menyimpulkan Unsur-unsur Cerpen Pohon Keramat. berikut Rangkuman, Soal dan Kunci Jawaban dari Menyimpulkan Cerpen yang berjudul Pohon Keramat.
Menyimpulkan Unsur-unsur Cerpen Pohon Keramat

B. Menyimpulkan Unsur-unsur Cerita Pendek
Cerita Pendek (Cerpen) mengangkat persoalan kehidupan manusia secara Khusus. Tema Cerpen Biasanya diangkat dari persoalan keseharian hingga ke renungan yang memiliki makna filosofis kehidupan nyata. Tokoh dan latar bisa saja direkayasa demi kepentingan keindahan dalam cerita sekaligus membedakannya dengan teks cerita pengalaman nyata.

Ciri cerpen juga ditandai dengan jumlah karakter yang relatif kecil atau sedikit hanya menyangkut satu tindakan tunggal dengan satu fokus tematik. Unsur yang ada pada cerpen adalah latar, sudut pandang, penceritaan, karakter (tokoh), dan alur/plot/struktur.

Soal
Setelah kamu membaca cerpen "Pohon keramat", simpulkan unsur cerpen dengan mengisi kotak yang disediakan.


unsur Simpulan dan Bukti
Latar Tempat Gunung Beser
Kutipan Cerpen Di sebelah barat kampung ada gunung yang tidak begitu besar. Disebut gunung barangkali tidak tepat karena areanya terlalu kecil. Lebih tepatnya disebut bukit, Tapi penduduk kanpung, sejak dulu sampai sekarang, menyebutnya dengan Gunung Beser.


unsur Simpulan dan Bukti
Latar Waktu Saat pendudukan Belanda
Kutipan Cerpen Saat pendudukan Belanda, di kampung saya ada seorang tokoh yang melawan Belanda dan berjuang sendirian tanpa pasukan. Orang tersebut bernama Jayasakti. Tentu saja tokoh ini menjadi incaran Belanda untuk ditangkap an dipenjarakan. Jayasakti lari dari kampung Ke Gunung Beser dan bersembunyi agar Belanda tidak emnimpakan kemarahan kepada masyarakat kampungnya.


unsur Simpulan dan Bukti
Latar Sudut Pandang Saya (Orang Pertama Tokoh Utama)
Kutipan Cerpen Saat pendudukan Belanda, di kampung saya ada seorang tokoh yang melawan Belanda dan berjuang sendirian tanpa pasukan


unsur Simpulan dan Bukti
Karakter/Tokoh Saya, Kakek, Mbah Jayasakti, Kang Hasim
Kutipan Cerpen - Orang tersebut bernama Jayasakti,
- Sejak saya ingat, cerita yang diketahui seluruh penduduk kampung yang juga meliputi kharisma Gunung Beser.
- Mereka menghormati perjuangan yang pernah dilakukan Mbah Jayasakti
- Sejak umur 5 tahun saya sering tidur bersama kakek.
- Kakek awalnya mengajar, tapi akhrnya diteruskan oleh Kang Hasim.



unsur Simpulan dan Bukti
Alur/Plot/Struktur Orientasi, Rangkaian peristiwa, komplikasi dan Resolusi
Kutipan Cerpen Orientasi: paragraf 1 - 3
Rangkaian peristiwa: 4-13
komplikasi: 14- 31
resolusi: 32

Demikian Jawaban soal Menyimpulkan Unsur-unsur Cerpen Pohon Keramat. semoga bermanfaat

Aktivitas Kelompok Perhatikan peta negara Jepang halaman 26 kelas 9

kkaktri ~ Pencarian Google Search : Jawaban Aktivitas Kelompok IPS kelas 9 atau pertanyaan di Brainly yaitu Aktivitas Kelompok 1. Perhatikan Peta Negara Jepang !! , berikut kkaktri kasih kunci jawaban soal tersebut yaitu soal Aktivitas Kelompok Perhatikan Peta Negara Jepang itu merupakan cuplikan yang berada di soan aktivitas di buku paket IPS kelas 9 Semester Satu yang topik bahasan tentang negara jepang. adapun jawaban yang ada di blog ini adalah jawaban kk yang digunakan untuk evaluasi adik-adik setelah adik-adik menjawab soal tersebut.

KJ Aktivitas kelompok halaman 26 IPS kelas 9


berikut informasi pentik tentang negara jepang dan soal dan jawaban aktivitas kelompok

Negara Jepang
Aspek Keterangan
Letak 30ºLU–47ºLU dan 128ºBT–146ºBT
Batas Sebelah Utara : Laut Okhstosk
Sebelah Selatan : Laut China Timur dan Laut Filipina
Sebelah Barat : Laut Jepang dan Selat Korea.
Sebelah Timur : Samudera Pasifik
Luas 377.944 km²
Iklim Jepang memiliki iklim sedang dengan empat musim yaitu musim semi, panas, gugur, dan dingin. Musim semi dimulai sekitar bulan Maret, Musim panas di Jepang dimulai sekitar bulan Juni, Musim gugur sekitar September, Musim dimgin sekitar Desember.
Bentuk Muka Bumi Dataran terbesar dapat dijumpai di Dataran Kanto (wilayah Tokyo), Kinai Plain (Osaka-Kyoto), Nobi (Nagoya), Echigo (Honshu), Sendai (Honshu Timur Laut).
Geologi Jepang terletak di cincin api (ring of fire), setidaknya terdapat 192 gunung api , Gunung tertinggi di Jepang yaitu Gunung Fuji (3.776 m). Jepang terletak pada daerah perbatasan antara lempeng benua Asia dan Lempeng Samudera Pasifik sehingga sering terjadi gempa.
Flora dan Fauna Beberapa jenis tumbuhan yang dapat dijumpai di antaranya adalah pohon ek, bambu, mapel, birch, beech, dan poplar. Hewan di Jepang antara lain babi hutan, monyet, srigala, dan rusa. Namun, kini jumlahnya terus berkurang.
Kondisi Penduduk Jepang memiliki penduduk sebesar 126,9 juta jiwa (WPDS, 2015). Pertumbuhan penduduk Jepang -0,1%, Sebagian besar penduduk Jepang bekerja di sektor industri. Pada tahun 2013, usia harapan hidup penduduk Jepang mencapai 86 tahun
untuk wanita dan 79 tahun untuk pria.
Etnik dan agama Etnik Jepang yang mencapai 98,5%, Korea (0,5%, China 0,4%, dan lainnya 0,6%. Agama : Shinto (83,9%), Buddha (71,4%), Kristen (2%) dan lainnya (7,8%).

Aktivitas Kelompok

1. Perhatikan peta negara Jepang! Gambarkanlah keadaan fisik negara Jepang berdasarkan ketampakan yang ada pada peta tersebut. Warna hijau pada peta menggambarkan dataran rendah, sedangkan warna coklat menggambarkan dataran tinggi dan pegunungan. Semakin coklat warnanya, semakin besar ketinggiannya.
Peta Jepang

Peta Kondisi Jepang Aktivitas halaman 26


2. Berdasarkan kondisi fisiknya, Jepang memiliki keterbatasan untuk memenuhi kebutuhan hidup penduduknya. Lakukan analisis untuk menjawab pertanyaan berikut ini.

a. Komoditas apakah yang dapat dikembangkan di Jepang dengan memperhatikan kondisi fisik wilayahnya?
Kondisi kepulauan Jepang ditandai dengan pegunungan dan banyaknya gunung berapi membuat banyaknya tanah vulkanik di Jepang. Tanah ini sangat subur dan cocok untuk bertanam padi.  Bentuk geografi Jepang yang berupa kepulauan membuatnya memiliki potensi perikanan yang besar.

b. Komoditas apakah yang tidak bisa dipenuhi oleh Jepang, sehingga harus dipasok dari negara lain?  Jepang memiliki sumber daya mineral yang sangat terbatas. Karena itu, Jepang sangat tergantung pada bahan mentah dan bahan bakar hasil impor dari negara lain.

c. Bagaimana cara Jepang agar mampu memenuhi kebutuhan hidupnya dengan keterbatasan potensi alam yang dimilikinya?
Jepang memang tidak memiliki SDA yang besar namun efektif dalam memanfaatkan teknologi. Salah satu faktor yang mendorong keberhasilan tersebut adalah pemanfaatan teknologi untuk menciptakan industri dalam negeri yang unggul.

d. Kondisi sumber daya alam di negara Jepang relatif terbatas. Untuk memenuhi kebutuhan penduduk dan industrinya, negara ini mengimpor sumber daya alam dari negara lain. Telusurilah informasi dari berbagai sumber tentang negara–negara yang memasok kebutuhan sumber daya alam ke Jepang serta jenis sumber daya alam yang dipasoknya.

Impor Jepang
NegaraKomoditi Impor
Amerika SerikatBahan industri, kendaraan bermotor dan komponennya, makanan dan minuman.
ChinaBahan makanan, bahan-bahan kimia, tekstil, dan bahan mentah
AustraliaPakaian, Daging, Susu, dan Wol
IndonesiaKaret alam, batu bara, bijih logam, dan produk kayu.

Demikian Kunci jawaban Aktivitas Kelompok IPS Halanan 26 Kelas 9. semoga bermanafaat